Resume memang bisa dibilang sebagai sarana untuk “mempromosikan” diri kepada pihak perusahaan, dimana Anda mengajukan lamaran kerja. Jadi dari resume itulah, first impression si pelamar akan terlihat.
Dan untuk mendapatkan sinyal positif dari perusahaan tersebut, tentu dalam mengolah tiap kata dalam resume, harus benar-benar diperhatikan. Agar komunikasi yang ingin disampaikan melalui lembaran resume, bisa diterima dengan jelas oleh pihak perusahaan.
Untuk itu, tentu ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian ketika Anda mengetik resume yang akan dikirim ke perusahaan yang dimaksud. Ini dia tipsnya.
Surat lamaran wajib ada!
Ibarat sayur tanpa garam, mengirimkan resume tanpa menyertakan surat lamaran, maka akan sia-sia. Surat lamaran dan resume adalah dua hal yang wajib ada apabila Anda akan melamar pekerjaan.
Perhatikan bahasa yang digunakan
Pilihlah bahasa yang akan digunakan. Kalau memang dari awal yaitu surat lamaran, Anda memilih menggunakan bahasa Indonesia, sebaiknya hingga lembar resume, Anda tetap konsisten menggunakan bahasa Indonesia.
Jangan mencapur adukkan antara penggunaan bahasa, kecuali untuk beberapa hal, seperti posisi jabatan, lembaga pendidikan, gelar dan lainnya.